Minggu, 03 Oktober 2010

Upo ...

Manusia hanya sebuah wayang yang menjalankan ketentuan-Nya. Yang membuat masa depan adalah Tuhan beserta seluruh konsekuensinya dalam kehidupan manusia. Sehingga Tuhan pula yang akan mengurai bila ada benang kusut di dalamnya. Tugas manusia hanyalah ikhlas dalam menghadapi setiap cobaan dan hasilnya terserah bagaimana kehendak Tuhan.


… dalam istilah Jawa dikenal “upo”, yang berarti beberapa gelintir nasi putih. Upo dapat dijadikan lem karena memiliki sifat perekat. Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa menjadikannya pengganti lem kertas.

… agar memiliki rasa takut yang besar kepada Tuhan Yang Maha Esa akan menciptakan kedamaian hidup dalam situasi apapun.

“Dunia hampir kiamat……kematian telah dekat, lebih baik gila daripada lupa…… atau mati daripada hidup pura-pura…… maka sembahlah Allah……pandanglah dengan lurus……”
“Tidak ada bedanya kita ini apa dan siapa, karena “TIDAK ADA YANG ADA…… YANG ADA HANYALAH ALLAH”, itulah manunggaling kawulo ing Gusti ……”

Tips from “thedeafeningrain” :
Membentengi diri untuk tidak jatuh cinta dengan gadis-gadis cantik yang ditemuinya. Don’t worry, you’re not my type …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar